Hidup sehat · October 20, 2023 0

Penyebab Penyakit Mata Diabetik

Meski banyak orang yang tidak menyadarinya, penyakit mata diabetes sering terjadi. Diperkirakan 95% penderita diabetes akan mengidap penyakit ini sebelum usia 25 tahun. Untungnya, banyak pasien yang dapat diobati sebelum mereka mulai melihat gejala visual. Mengambil tindakan pencegahan yang tepat akan membantu menjaga penglihatan dan meminimalkan risiko kehilangan penglihatan. Untungnya, ada pengobatan untuk penyakit mata diabetes yang dapat mencegah perkembangan penyakit.

Salah satu gejala penyakit mata diabetes yang paling umum adalah pembengkakan pada lensa. Lensa yang bengkak dapat menyebabkan penglihatan kabur dan bahkan menyebabkan kebutaan. Ablasi
retina
juga dapat menyebabkan perubahan penglihatan secara tiba-tiba, termasuk bintik atau kilatan cahaya. Kondisi ini dapat menyebabkan kehilangan penglihatan yang parah. Tanda peringatan diabetes lainnya adalah berkembangnya pembuluh darah baru di bagian depan mata. Pembuluh darah ini dapat menghalangi aliran normal cairan dari mata. Jika tekanan meningkat terlalu lama, saraf optik akan rusak dan pasien akhirnya kehilangan penglihatan.

Tanda peringatan kedua dari penyakit mata diabetes adalah kerusakan pada pembuluh mikro di bagian belakang mata. Penyakit ini dapat menyebabkan kebocoran pembuluh darah yang dapat mengakibatkan gangguan penglihatan dan genangan air di taman. Selain retina, diabetes juga dapat merusak retina. Tanpa pengobatan, bintik-bintik ini dapat membengkak dan terlepas dari bagian belakang mata serta mempengaruhi fungsi retina. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya penglihatan permanen.

Infeksi mata akut atau kronis dapat menyebabkan kebutaan. Ablasi retina dapat menyebabkan hilangnya penglihatan secara tiba-tiba. Selain itu, diabetes juga dapat merusak pembuluh darah kecil yang memberi nutrisi pada retina yang merespons cahaya. Jika ini terjadi, hal ini dapat menyebabkan hilangnya penglihatan sepenuhnya. Tanda paling umum dari penyakit mata diabetes adalah perubahan penglihatan. Meski terdapat tanda-tanda peringatan, penting untuk segera mencari pertolongan medis dan mempelajari lebih lanjut gejala dan pengobatan masalah penglihatan di GacetaDeMexico.com.

Ablasio retina dapat menyebabkan hilangnya penglihatan. Retina merupakan bagian terpenting pada mata. Jika mata meradang atau terinfeksi darah, kemungkinan besar retina akan rusak. Jika retina terlepas maka pembuluh darah akan meradang dan dapat menyebabkan kebutaan. Meskipun ini adalah gejala penyakit mata diabetes yang paling umum, namun seringkali sangat sulit untuk diobati. Untungnya, ada pengobatan untuk penyakit mata diabetes.

Perawatan bedah penyakit mata diabetes merupakan cara paling efektif untuk mengobatinya. Berbeda dengan kondisi lainnya, penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi terkena katarak. Untungnya, penyakit ini sangat bisa diobati. Pembedahan adalah satu-satunya cara untuk menghilangkan katarak. Seseorang dengan diabetes harus mengunjungi dokter untuk pemeriksaan agar dapat didiagnosis. Setelahnya, dokter spesialis akan memeriksa mata untuk mencari tanda-tanda kebutaan dan masalah mata lainnya.

Dalam kasus yang parah, cairan bisa bocor ke makula, area retina yang bertanggung jawab untuk penglihatan sentral yang jelas. Makula bisa membengkak dan menyebabkan penglihatan kabur. Selain retina, pembuluh darah baru bisa terbentuk di permukaan retina. Pembuluh darah yang tidak normal ini juga dapat menyebabkan masalah pada retina atau bahkan mengakibatkan retina terlepas. Kondisi ini dapat menyebabkan hilangnya penglihatan. Dalam kasus terburuk, hal ini dapat mengakibatkan kebutaan.

Jika diabetes tidak dikelola dengan baik, kadar glukosa akan menumpuk di dalam darah. Hal ini akan menyebabkan peningkatan tekanan pada mata dan bahkan dapat menyebabkan kehilangan penglihatan. Mata penderita diabetes sebaiknya diperiksakan ke dokter spesialis untuk memastikan retinanya sehat dan bebas retinopati. Dalam kasus ekstrim, penderita diabetes mungkin memerlukan pembedahan untuk menghilangkan gel vitreous di mata. Untungnya, mencegah penyakit mata diabetes tidaklah sulit.

Meskipun penyakit mata akibat diabetes dapat menyerang mata mana pun, penyakit ini sangat berbahaya bagi retina. Selain kehilangan penglihatan, glukosa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah pada mata. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai bagian retina. Retina bertanggung jawab untuk mendeteksi objek terang dan gelap, dan kadar glukosa yang tinggi dapat menyebabkan kebutaan. Dalam kasus yang parah, kehilangan penglihatan mungkin tidak dapat diperbaiki lagi. Oleh karena itu, pengobatan terbaik untuk penyakit mata diabetes adalah dengan mengelola diabetes Anda dengan baik.